Gak apa-apa kan Qora sayang ?”Walau ada rasa miris, tapi aku coba mengerti, “iya gak apa-apa kok.”“Awas loh cari pacar lagi !” nadanya langsung berubah menyeramkan, dasar wanita.Hari terus berlalu, Sava terlihat cantik di layar kaca dengan balutan berbagai macam rancangan busana dari para desainer ternama. Bokep Sava mengikuti, menghempaskan tubuhnya menindihku dengan manjanya, hingga membuat aku sedikit tersentak.“JEGUEEEEERRRRRRR !” suara petir mengagetkan kami, awan semakin pekat, hembusan angin semakin kencang. Awalnya dia mengecupi ujung kepala penisku, lalu perlahan mengemut kepala penis secara bertahap. Yeah, aku akan terus menerus mencoretkan kenangan ini di hatiku, gak perlu takut kehabisan tinta, karna air hujan yang dicampur dengan tanah dapat aku gunakan sebagai tinta tambahan.Semakin lama, gak ada tanda-tanda hujan akan berhenti, bahkan semakin lebat mengguyur tubuh kami.






