I’m fine with who I am now.” Kata Novi.“No, you’re not.” Kataku.“Yes, I am.” Kata Novi.“You’re not fine at all, Novi!” Kataku.Dia terdiam sebentar.“No, I am not.” Kata Novi.Kami terdiam sebentar, melihat Novi yang akhirnya jujur pada dirinya sendiri dan diriku. Aahhh, akhirnya batang kemaluanku menerobos lubang vagina Novi. Bokep Oke?” Kataku.Novi mengangguk sambil tersenyum, senyum paling cantik yang pernah ia perlihatkan.“Pak James hebat sekali ya. Pak James sekarang udah jadi bagian dari kita kok. Kirain kamu bisanya baca cerita dari buku pelajaran bahasa Indonesia saja.” Candaku.“Yeee bapak. Selalu sama setiap hari.” Kata Desi.“Yah, ga enak dong.” Kata Emi.“Tidak boleh berkata seperti itu, Emi. Sengsara amat yang jadi suaminya. Uuaaahhh… Aahhhh… Sssshhh…” Begitulah desahannya.Karena aku sudah semakin tidak tahan, kulepaskan celana pendek jeans dan celana dalam Novi dalam satu tarikan.




















