Aku sendiri sudah termasuk staf senior. Bokep Kulepaskan klip tali sepatunya. Dan paha itu semakin jelas. Ketika melepaskan gigitanku, kudengar tawa tertahan, lalu ujung jari-jari tangan Mbak Lia mengangkat daguku. Ia memang menawan karena sepasang bola matanya sewaktu-waktu dapat bernar-binar, atau menatap dengan tajam. Jangan ada setetes pun yang tersisa! Tarikan perlahan itu tak mampu kutolak. Tak lama kemudian, sambil tersenyum menggoda, Mbak Lia menarik telapak kakinya dari pundakku. Inilah hadiah yang kutunggu-tunggu. Lalu telapak tangannya menekan bagian belakang kepalaku sehingga aku menunduk kembali. Mbak Lia menggelinjang sambil menarik rambutku dengan manja. Mungkinkah mulai dari atas lutut hingga.., hingga.. Mbak Lia kurang lebih baru 2 minggu bekerja sebagai atasanku sebagai Accounting Manager. Inilah hadiah yang kutunggu-tunggu. Ia tersenyum menatap hidungku yang telah licin dan basah.“Enak ‘kan?” sambungnya sambil membelai ujung hidungku.“Segar!” Mbak Lia tertawa




















