Di ruangan itu ku lihat seorang laki-laki tinggi dan besar sedang memarahi si Putri.“Eh MANA UANGNYA! Bokep Akhirnya dia kerja di karaoke untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari sebab pacarnya sudah g perduli sama dirinya lagi.Sampai juga kami akhirnya di depan rumah kontrakan Putri. “Nah sekarang giliran “Burung” gw yang lo kulum!”
“Burung” si baju kotak-kotak rupanya yang paling besar diantara ketiga laki-laki tersebut, ku kira-kira mungkin panjangnya 20 cm dan diameter 5 cm dan betul saja begitu masuk ke mulut Putri terlihat mulut itu seperti kesempitan. Si Baju merah tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, lalu langsung memasukkan “burung”nya ke mulut Putri yang terlihat masih lelah tersebut. “mmmff…aah..mmff…aaaa..” rintihan Putri terdengar hingga tempat persembunyianku. Ku putuskan untuk tidak turun mengantarnya ke depan pintu sebab ku lihat di balik jendela ada bayang-bayang tiga orang laki-laki sedang main kartu dan




















