HRC hampir tutup. Penisku hanya kuselipkan di antara celana dalamnya. Video bokep “Udah bangun?”
Kuberikan senyumku yang termanis. Ia tersenyum lalu berjongkok dan membuka ritsluiting celana panjangku. Terus terang hal terakhir yang kubutuhkan saat ini adalah berbicara dengannya. Di Carport. Hari yang melelahkan. Segera kutinggalkan teman-temanku dan menuju rumahnya.Jam 23.00. Dan teringat Felly. Kubuka kaca jendela. Kubuat sikapku persis seorang remaja putus asa akibat problem rumah tangga menahun. HRC hampir tutup. Detik berikutnya baru aku sadar di mana aku. Omongannya yang menceritakan pengalaman dua tahun berpisah denganku tidak kudengarkan.Akhirnya acara makan siang selesai jam 14.00 dengan janji kami bertemu lagi nanti sepulangku dari kantor. Tanpa perhitungan.”
Senyumku berubah kecut. “Pak Ricky, telepon dari Felly,” Indri, sekretarisku di interkom. HRC hampir tutup. Ternyata tidak. Aku tidak tahu namanya, menurutku itu daster.Tampak dewasa sekali ia.




















