Lalu saya nanya ke cewek itu ” Nama kamu siapa, kok nggak beli karcis…?”. Bokep “Teman”, jawabnya. Temanku Yanto (masinis) menegurku, “Siapa tuh cewek,…?”. Melihat kesempatan ini saya langsung kontan mengajak dia naik di kabin lokomotif. Sinyal berwarna hijau sebagai tanda Kereta siap berangkat, ketika kepala stasiun membunyikan sempritan (semboyan 40 dalam dunia perkereta apian) sebagai tanda kereta aman untuk jalan lalu saya bunyikan klakson lokomotif sebagai acknowledgement atau pengakuan bahwa perintah di terima. Awal kisah saya dan teman saya Yanto (masinis) membawa kereta api Argo Bromo dengan nomer chasis Locomotif CC 20322. “Cowok”, jawabnya. Saya ngomong ke cewek itu, “kamu ke Surabaya tempat siapa…? Saya cium leher dan pipinya sambil tangan kiriku meraba-raba payudaranya dan tangan kananku memegang klakson locomotif. Setelah itu cewek tsb dan saya sudah berada dalam lokomotif.




















