Semasa SMU aku dikenal sebagai kutu buku yang bercita-cita tinggi, yang tak bisa memegang bola basket, minder terhadap urusan cewek dan tak punya pacar. Berawal dari kepindahan tugas ayahku ke kota lain, aku si rangking satu di sekolah diminta kepala sekolah untuk tidak ikut pindah dan menyelesaikan sekolahku di SMU itu,karena ada undangan dari Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia agar rangking pertama dari SMU-ku kuliah di sana. Bokep Yumul yang berharap dapat melanjutkan adegan penerobosan pertama hanya terbengong tanpa sempat melakukan sesuatu kecuali mengucapkan, “Salam buat Mama, semoga lekas sembuh!”Terkesima oleh pembatalan sepihak yang dilakukan sekejap, Yumul hanya dapat memandangi tubuhnya yang telah bugil.




















