Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. Bokep Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Tapi Abi kan manusia biasa. Sedang aku terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Sampai-sampai kemana-mana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam dengan deterjen tapi tak juga dicuci. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya.




















