Sementara merangkul dan menjepitkan paha dan kakinya ke panggulku Tante Ratih berbisik mesra “jangan buru-buru ya sayang …. Bokep Lalu kuciumi seluruh wajah dan lehernya. Pompaanku sekarang lebih kuat dan rengekan Tante Ratih juga semakin manja. “Iya enak sekali Dit. Om Hendra kuning. “Telor mentah dan madu lebah?”, tanyanya. Kubaringkan dia di ranjang, handuk yang membalut tubuh telanjang-nya segera kulepas. Kupandang Tante Ratih yang tergolek miring disampingku. Dua butir telur mentah itu beserta madu lebah campurannya kulahap dan lenyap kedalam perutku dalam waktu singkat. Dalam hati aku melonjak-lonjak kegirangan. Dia menghirup lagi sebelum gelas besar itu dia kembalikan padaku. Suaminya pemasok yang mendatangkan beberapa bahan kebutuhan perkebunan kelapa sawit. “Ya saya tidur di bawah”, kataku.




















