Space untuk berdiri pun kian sempit, sehingga Fella dan Nina hampir dikelilingi oleh gerombolan pria yang bau naik tadi.“Yah, sial, berdiri lagi deh.” Ujar Fella yang diamini oleh Nina.“Liat deh, penumpangnya laki semua tapi nggak ada yang gentleman, ngasih tempat duduk kek buat makhluk-makhluk cantik, ha2.” Canda Nina yang disambut tawa renyah Fella.Sesaat setelah itu, terdengar suara seseorang dibelakang mereka, dari nada bicaranya nampaknya bertanya sesuatu kepada mereka. Bokep Sorenya, bel depan berbunyi, rupanya Wiwin sudah pulang.Nina yang membukakan pintu. Kebetulan tuh, sebentar lagi kesini.”Fella dan Nina mengiyakan tawaran itu karena memang penasaran seperti apa muka pacar si Wiwin.Beberapa saat kemudian, kembali terdengar bunyi bel.




















