Jangan siksa saya lagi, Nyonya..!” aku merintih memohon belas kasihan Nyonya Hana.Dia hanya tersenyum.Nyonya Hana lalu memiringkan lilin yang tadi dinyalakannya ke arah pantatku yang terbuka. Aku hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi berikutnya.Tiba-tiba. Bokep Aku hanya dapat berteriak kesakitan dan memohon ampun pada Nyonya Hana. Aku harus patuh padanya. Harga diriku benar-benar diinjak-injak. Pelan-pelan aku keluar dari pepohonan saat jalan raya sepi. Tetapi, itu tidak berlangsung lama. Dia kemudian memerintahkan aku untuk mengotori seluruh badanku dengan lumpur sungai yang ada di situ. Dan aku pun berangkat malam itu.Nyonya Hana sudah menungguku saat aku tiba di villa. Sekitar pukul delapan malam. Dia kemudian memerintahkan aku untuk mengotori seluruh badanku dengan lumpur sungai yang ada di situ.




















