Kamipun akhirnya asik dengan permainan kami sendiri. Hujan tidak juga berhenti. Bokep Wajah Evi langsung cemberut sambul melepaskan tangannya dari gandenganku. Kalaupun tidak bertemu, kami tetap berkominikasi lewat telepon. Kuraih tangannya, sekali lagi Evi tersentak namun tidak berontak. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon. Ada apakah ini, Tuhan?Hari itu hujan cukup deras mengguyur kota Cirebon, hingga akhirnya di kantor hanya tersisa aku, Evi dan satu teman lagi. Suasana yang dingin, jadi pemicu kedekatanku dengan Evi. Satu demi satu pakaian kami tanggalkan. Satu jam lebih aku tunggu Tia di Teras bungalow, tp belum nongol-nomgol juga. Apa sih menariknya aku hingga ada 2 gadis cantik yang memperebutkan aku.




















