Dari rumah ke stasiun dia pesan ojek online yang berwarna hijau.“Bram! Teng tong..” itu suara notifikasi LINE si bram. Bokep tanpa menghiraukan lagi mamanya.Sesampainya di stasiun, Bram membeli kartu dulu di loket karena dia tidak punya kartu langganan untuk naik kereta. Orang disekelilingnya mulai memperhatikan chintya karena hal tersebut.“Mas, kamu ngapain?!” Bagaikan disambar petir, suara itu datang dari seorang bapak usia senja yang sejak tadi memperhatikan gelagat aneh Bram.“Pak security! Bos, Posisi dimana?
Udah jalan belom?
– Lucas“Yaelah nih bocah gak sabaran amat yak..” Gerutu si Bram sambil nyisirin rambutnya yang masih basah. Namun kesialan memang sedang melanda, wanita itu masuk menuju gerbong khusus wanita.Cita-cita dan harapan bram musnah seketika, bagai lebah merindukan madu, dia gagal. Namun Bram berusaha tenang, perlahan akal sehatnya mulai menguasai dirinya sekarang.Tiba-tiba wanita tersebut membuka hape lalu menulis di note beberapa




















